Sherlock Holmes : A Game of Shadows, 2011

Adegan awal dibuka dengan perjumpaan sherlock dengan Irene Adler wanita pujaannya sekaligus katikatangan Prof Moriarty yang jahat. Llau berlanjut dengan acar pernikahan dr Watson dimana sherlock holmes tiadak seutju wasnon meniokah begitu cepat dengan Mary.

Kemudian Sherlock mnegtahui bahwa Prof Noriary ingin menghancurkan dirinya melalui Watson. AKhirnya watson setuju untuk menolong sherlock seklai lagi. Petualangan mereka di mulai di Paris, dimana mereka menjumpai seornag peramal gipsi bernama Madame Simza yang dapat menuntun mereka kepada Moriarty. Di paris juga terjaid kejadian yang mengecoh sherlock karena Prof Moriary berhadil mengelabui Sherlock Holmes.

Petualangn berlanjut ke Jerman di mana mereka memasuki pabrik senjata dan hajar habis habisan oleh Prof Moriarty dan pasukannya.

Kemudian petualangan terakhir di Swiss dimana diadan kongres perdamaian antar negara. Pada acara ini prof Moriarty justru ditunjuk sebagai penceramah sehingga semakin sulit bagi Sherlock untuk menghancurkannya. Namun Sherlock tidak mengenal meneyrah, dnegan bantuan Watson,saudaranya, Mycroft, Simza, mereka bisa memasuki acara kongres tersbeut dan berusaha menggagalkan rencana Prof Moriarty.

Guy Ritchie kembali duduk di bangku sutradara dan menukangi Sherlock holmes ke dua ini menjadi lebih seru dibanding dengan Sherlock Holmes yang pertama. Adergan khas Ritchi yaitu adedan lambat kemudian dipercepat nbampak jelas di bagian Sebastian Moran sebagai sniper akan menembak Sherlock HO,lmes dan teman-temannya ketika akan naik kereta api. Kemudian adegan mereka belrai di hutan ketika mereka ditembak dan juga dijatuhi oleh bom maupun “bazooka”. Adegna ini sangat artistik, terutama bagian jas Watson terkena peluru dan bagian pohon yang hancur terkena ledakan.

Bebrapa adegan lainnya sangats eru seperti perkenalhian Sherlock dengan seorang akrobatik yang mana martial artnya terlihat sangat keren. Dan juga diadegan akhir ketika Sherlock dan Prof Moriarty sama sama menggunkaan pikiran mereka untuk membatai musuh masing-masing dengan gerakan tinju campur martial art.

Yang membuat film ini tersa segar dan lucu adlaah  pertentangan Sherlock dan sahbatnya watson. Hubungan meeka yang begitu dekat dan ketakutan sherlock bahwa Watson akan lebih fokus berkelurga setelah menikah dan watson tidka akan ikut bertualang lagi dengannya. Untuk para fans Dokter Watson yang memiliki logat inggris yang sangat seksi siap siap utnuk patah hati karena di film ini dia menikah dengan Mary


Ditambah adegan kocak dengan kehaidran Mycrof dyang diperankan oleh Stephen Fry terutama degan di rumahnya yang mana di berdiri telanjang di depan Mary. Penonton akian terbahak melihat ulah Stephen Fry ditambah dengana degan kocak dengan pembantunya yang sudah tua, bernama Stanley.

Kehadiran Noomie Rapace terasa seperti tempelan saja dimana perannya dan juga dialog yang digunakannya sangat standar. Guy Ritchie sayang sekali, kurang memebri peran yang lebih untuk Noomie Rapace. Kita tidak akan melikhat ketanbgguhan seorang Lisbeth Salander di film ini. Noomie tampil seadannya dan kemungkinan besar hal tersbeuitkarena skrip dan peran untuknya pun kurang dielaborasi dan kurang ditonjolkan. Seandainya, seandaninya, misalnya si Lisbeth Slander ini diberi epran sebagai pertaurng unggul, mungkin perannya akan lebih menarik di saat saat dia merusaha menyelamatkan Sherlock Holmes dan John Watson.

Jared Harris sebgai Dr Moriarty sangat pas dan birilian. Syaa aungkan dua jem[pol untuk penambpiulan Jared Harris sebgaia penjahat yang memiliki ambisa dan dan amoral yang luar biasa namun diperankan dengan sangat rapi dan sempurna oleh Jared Harris. DI sini, Jared Harris tidak harus memeprmak mukanya agar terlihat menegrikan, juga tidak harus membuat matanaya tajam seprti penjahat-penjahat ala hoillywood. Tapi dari gerakan bibir, tangan maupun raut mukanya yang dingin dan terpelajar itu penonton dapat meilhat kejahatan yang luar biasa yang ditampilakn oleh Jared Harris.

Kekuatan gangster dengan perkelahian kocak ala mafia di Snitch dan Lock Stoc and Two Smoking Barrels terlihat juga di dalam film ini, yaitu saat perkelahian Sherlock Holmes melawan pengawal Irene dler dan juga perkelahian Shelrock dengan si akrobatik.

Jangan berharap bahwa film ini akan mendekati novel sehrlock holmes, akrena meskipun film ini diadaptasi dari novel karangan Sir Arthur Conan Doyle tersbeut, tapi modifikasi modern terasa sekali di film ini. Buat saya pribadi tidak masalah sebuah film berbeda dengan novelnya, asalkan karekaternya masih sekuat novelnya, aslaakan filmnya dfibesut dengan rapi dan bagus seperti karya Guy Ritchie ini.

Meskipun Sherlock Holmes besutan Ritchi ini terlihat lebih modern dari versi novelnya, jangan lupan bahwa Ritchie tidak membuang kabaisaan karaketr utamanya. Ritchie tetap teguh dengan kebiasaan Holmes yang tidak higenis, mengkionsumsi Koka, dan juga teguh dnegan kebiasaan Watson yang hobi berjudi. Tak apalah cerita dimodifikasi apabila itu justru membuat film ini lebih ebrani, lebih bagus, lebih seru dan terutama membuat penonton lebih betah duduk dan akhirnya menunggu-nunggu sequel Sherlcok Holmes berikutnya.

Bila anda mendambakan film yang penuh aksi dan adegan baku hamtan dan tembak mjenebak, maka tidak salah lagi, film Sherlock Holmes : A Game of The Shadows ini adalah pilihan yang paling tepat. Setelah kita sebeluumnya disajuikan dengan adegan penuh teknologi dari film Mission Impposible : Ghost Protocol maka jangan lupa untuk menonton film ini yang tak kalah serunya

My rate : 8.70

About ceritafilm

I am a writer and movie maniac
This entry was posted in Movie. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s