Melancholia, 2011

Overall, film ini termasuk film sederhana yang mengundang simpati yang menyentuh sisi emosional penonton, karena kejadian ini bisa jadi menimpa anda juga

Film ini dibagi menjadi dua sesi. Bagian pertama diberi judul JUSTINE. Justine adalah tokoh sentral di bagian ini. Justine (Kirsten Duns) seorang wanita muda yang bekerja di advertising sedang melangsungkan pesta pernikahannya. Dia dan suaminya Michael, merayakan pernikahan di rumah megah dan besar milik kakak Justine, Claire dan suaminya, John. Pada acara pernikahan tersebut, Justine merasa begitu depresi. Justine yang tadinya ceria dan selalu tersenyum, mendadak murung dan sedih.

Bagian kedua film diberi judul CLAIRE. Claire adalah kakak perempuan Justine. Sifat mereka sangat bertolak belakang. Bila di bagian pertama Claire begitu percaya diri dan bossy, maka di bagian kedua baru terungkap sifat Claire lainnya yaitu penakut dan gampang panik. Di bagian kedua ini terungkap kisah tentang planet Melancholia yang berputar mengelilingi bumi. Dikhawatirkan Melancholia akan menabrak bumi. Mendengar berita ini Claire menjadi panik dan begitu ketakutan. Pada bagian ini jutru Justine yang terlihat lebih dewasa dan tenang ketimbang Claire dalam menghadapi kejadian Melancholia.

Film ini disutradari oleh Lars von Trier dan cerita juga ditulis oleh dirinya sendiri. Seperti film Lars Von Trier lainnya yang absurd dan unik, demikian juga film ini. Namun bedanya, kisah di film ini lebih sederhana. Yang unik dari film ini adalah, dibesut dengan gaya dokumenter, dimana kamera berpindah dengan cepat dan sedikit goyang, serta para aktor dan artis disorot secara close up.

Film ini sebenarnya sederhana yaitu menyorot kakak adik (Justine dan Claire) dalam menghadapi apa yang disebut the end of the world. Alih alih menampilkan kisah epic disaster seperti gunung meledak, pasukan tentara, huru hara, maupun kegiatan politik dan diplomatik kenegaraan, film ini justru mengambil latar belakang satu keluarga (keluarga Claire) dan Justine.

Film sederhana ini dibesut dengan sangat indah, seperti acara pernikahan Justine yang klasik dan juga mansion/rumah claire yang indah. Bahkan perjalanan Melancholia mendekati bumi pun ditampilkan oleh Lars Von Trier dengan sangat sederhana, simbolik dan agak kekanak-kananakan, tapi justru uniknya disitu. Kesederhanaan ini, mungkin dikarenakan budget yang terbatas untuk membuat special effect yang wow, namun saya yakin untuk sutradara sekelas Lars Von Trier, dia tidak akan membuat film ini terjebak di genre serupa/genre the end of the world (seperti 2012, Deep Impact), justru Lars Von Trier lebih memfokuskan filmnya pada sisi emosional para tokoh yang akan menghadapi persinggungan bumi dan Melancholia.

Film ini sedikit mengingatkan saya pada The Sign M. Night Syamalan, dimana invasi/datangnya alien ke bumi ditunjukkan dari sisi satu keluarga. Meskipunc erita dan juga latar belakang berbeda, namun kemiripian ini dikarenakan Lars Von Trier maupun M. Night Syamalan sama sama menfokuskan filmnya justru pada sisi emosional satu keluarga dalam menghadapi invasi.

Kirsten Duns, biasanya saya tidak terlalu suka dengan akting artis yang satu ini yang cenderung datar dan merengek. Namun di film ini dia bermain gemilang, penonton dapat melihat perubahan emosi Justine yang ditampilkan dengan bagus oleh Kirsten Duns. Bukan hanya Kirsten Duns yang bermain baik, pemain pendukung lainnya juga bermain bagus dengan posinya masing-masing. Mungkin keunggulan film ini juga pada maisng-masing karakter yang ditampilkan sangat proposional.

secara keseluruhan Lars Von Trier mencoba menyorot sisi emosional manusia dalam menghadapi malasah pelik. Namun, message film ini bukan hanya itu, tapi juga bercabang kepada hubungan kakak adik yang tidak selalu akur.

Overall, film ini termasuk film sederhana yang mengundang simpati yang menyentuh sisi emosional penonton, karena kejadian ini bisa jadi menimpa anda juga. I highly recommend this movie, terlepas dari lambatnya film ini dan juga beberapa adegan yang tidak perlu, film ini sangat layak ditonton.

My Rate : 8.20

About ceritafilm

I am a writer and movie maniac
This entry was posted in Movie. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s