Barney’s Version, 2010

Film ini berkisah tentang seorang pria bernama Barney dari mulai pernikahan pertamanya sampai pernikahan ketiga. Saat menikah dengan istri pertama bernama Clara dikarenakan Clara telah hamil. Saat menikah dgn istri ke dua mungkin karena mereka sama sama kesepian atau krn sama sama Yahudi.Yang lucunya dia bertemu dengan istri ke 3 nya saat pernikahannya dengan istri ke 2.Setelah pernikahan ke 3 Barney mulai merapa settle, namun karena krisis percaya diri atau karena memang tipe Barney yang kadang tidak mau fight dan juga paranoid, maka mulai timbul konflik di rumah tangganya. Intinya film ini membeberkan kisah Barney, persahabatannya dengan teman temannya, hubungannya dengan sang ayah dan perjuangannya selama menikah.

Film ini disutradarai oleh Richard J Lewis, seorang sutradara Kanada. Terus terang saya pribadi belum pernah mendengar Richard Lewis apalagi menonton film besutannyn. Jadi saat saya nonton film ini saya tidak mengharapkan mendapatkan tontonan yang menarik.

Ibarat film Biutiful, maka kekuatan film ini juga terletak di aktornya yaitu, Paul Giamatti. Giamatti menampilkan barney yang paranoid, nerima apa adanya, nerd dengan bagus. Giamatti mampu membuat penonton sebal dan benci melihat tingkah Barney tapi sekaligus merasa kasihan padanya. Semua itu ditampilkan dengan keren oleh Paul Giamatti.

Sementara itu yang perlu dikasih nilai tambah juga adalah Minnie Driver sebagai istri ke dua. Dia tampil layaknya seorang istri, senewen, ceriwis dan hobbi bergunjing dengan ibunya.

Ceritanya sendiri biasa saja, kisah hidup seorang pria yang mencoba mencari cinta dalam hidupnya. Banyak sekali film jenis begini. Kisah sepasang suami istri yang mencoba berjuang untuk mempertahankan pernikahannya. Memang benar kata orang-orang bahwa marriage is hard oleh karena itu pikir baik-baik sebelum menikah, karena menikah itu bukan sekedar ceremony dan status tapi lebih kepada komitmen dan tanggungjawab

Mungkin yang membedakan film ini dari film sejenis adalah, di film ini minim sekali adegan argumen/ribut-ribut klise ala suami istri. Film ini disutradarai leih soft dan lebih berkelas.

So, bagi anda penggemar film drama tetek bengek yang lambat dan hobi mengamati kelakuan psikis karakter manusia, sialahkan menonton film ini, saya rekomendasikan. Tapi bagi anda yang tidak doyan dengan film drama dengan pace lambat, mungkin anda akan tertidur menonton film ini

Bagi saya pribadi, saya menyukai film ini. ada sekelumit kisah unik di dalamnya dan digarap dengan sederhana oleh Richard J Lewis. Overall, bagi saya film ini cukup menghibur. Saya geli, kesal, sebal dan tertawa dalam saat yang bersamaan karena barney

My Rate : 7.65

el

About ceritafilm

I am a writer and movie maniac
This entry was posted in Movie. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s