Biutiful

Dengan ini resmi saya nyatakan bahwa saya jatuh cinta setengah mati kepada JAVIER BARDEM

Film ini dibuka dengan perbincangan antara Uxbal (Javier Bardem) dengan anak perempuannya Ana. Lalu muncul tulisan BIUTIFUL sebagai judul film ini. Kemudian kita akan bertemu dengan Uxbal, pria yang tinggal di kawsan kumuh yang mengerjakan pekerjaan dirty jalanan, seperti penghubung antara polisi dengan para pembajak (piracy). Atau penyedia tetanga kerja ilegal dari China untuk konstruksi dengan upah murah. Juga semacam preman yang mengawasi penjualan kaki lima para kulit hitam. Selain itu Uxbal juga memilili “gift” bisa berbicara dengan orang mati.

Seterusnya kita akan dikenalkan dengan kehidupan pribadi Uxbal, yaitu memiliki dua orang anak – Anna dan Mateo. Memiliki istri, Marambra berprofesi sebagai pemijat dengan kepribadian yg sangat labil. Uxbal juga memiliki seorang saudara laki laki yang memiliki hubungan khusus dengan Marambra. Uxbal sendiri divonis dokter menderita kanker Prostat. didera kenyataan umurnya tak lama lagi menimbulkan kekawatiran bagi Uxbal terhadap nasib anak2x nya bila dia meninggal. Bayangkan betapa kompleksnya kehidupan Uxbal.

***

Film ini disutradari oleh Alejandro González Iñárritu (Babel, Ameros Peros dan 21 Grams). Nama Innaritu sebenarnya sudah cukup membuat saya akan datang ke bioskop menonton film ini, mengingat BABEL adalah salah satu film “great” versi saya, meskipun saya tak begitu suka dengan 12 Grams yang kedodoran di editing dan plot..oh well..kembali ke topik…

JAVIER BARDEM lah nyawa film ini. Tanpa Bardem mungkin film ini hanya akan jadi film drama tetek bengek gak penting yang akan berada di nilai 6.00 saya. Javier membuat kita yakin bahwa kumuhnya daerah itu, kotornya pekerjaannya tetap mampu membuat hati Uxbal Biutiful. Perubahan/ekspresi Javier di tiap moment begitu mendalam dan berbekas. Ketika dia bersama anak anaknya, dia berubah menjadi ayah paling wahid. Ketika bersama istrinya yg agak terganggu jiwanya, Uxbal berubah menjadi pria yang menderita dan terluka. Ketika bersama para ilegal kulit hitam dan chinese yang masuk dalam “perlindungannya”, uxbal bisa berubah menjadi “sinterklas”. Uxbal benar benar studi kompleksitas kehidupan kumuh dan pekerjaan street dirty yang mampu ditampilkan dengan briliant oleh Javier Bardem.

terus terang, saya tak bisa membayangkan apa jadinya film ini tanpa Javier Bardem. Misalnya tokoh Uxbal diisi oleh Antonio Banderas, atau Robert Pattinson or James McAvoy…hohoho NO WAYYYY hahahaha

Dari segi plot? jangan ditanya, film ini kedodoran sekali..terlalu sibuk mendramatisir tiap momen, sehingga banyak plot hole berupa adegan yang tak penting dan menjadikan film ini agak boring dan very slowly pace.

Dengan durasi yang sangat panjang yaitu 2.5 jam mungkin membuat Innaritu bingung bagaimana menyampaikan “semuanya” sehingga film menjadi tidak fokus dipertengahan jalan. Sangat kehilangan arah dan rasanya terlalu lama Innaritu mengambil kesimpulan untuk mengakhiri film ini.

Artis yang menjadi Marambra benar benar merusak scenes. Kenapa sutradara sekelas Innaritu tak bisa mencari artis lain yang lebih stabil aktingnya. Benar benar gak dapet emosinya sebagai wanita jalang dengan jiwa yang labil..aktingnya lebih ke histeria…. oh please

Biutiful adalah ejaan bagi orang hispanik untuk Beautigul – atau cantik. menurut saya Biutiful disini adalah menggambarkan betapa kelam, kumuh dan kompleksnya kehidupan Uxbal, namun kita justru dapat melihat justru Uxbal lah yang paling biutiful dan paling stabil jiwanya diantara rapuhnya kesehatannya.

So, di akhir film disebut bahwa film ini didedikasikan untuk sang ayah dari Si sutradara, berarti film ini personal baginya. Terus terang, this movie is also personal to me. I remember, my father will also do what Uxbal did to keep his children save.

In my point of view: Ana and Mateo are so damn lucky children to have Uxbal as their father🙂..dengan segala kekurangan Uxbal, dia adalah seorang yang yang luar biasa🙂 — A Great Father indeed

My Rate : 7.50

About ceritafilm

I am a writer and movie maniac
This entry was posted in Movie. Bookmark the permalink.

One Response to Biutiful

  1. damz says:

    Ratingnya naek dari 6 ke 7.5 berkat Bardem!🙂

    Na, gue udah lama banget nih ga nonton film. Ke bioskop mahal banget, DVD bajakan ga ada disini😀
    Baca resensi lu aja deh biar ga ketinggalan amat. So, keep writing!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s