Mary & Max, 2009

You are my best friend. You are my only friend

Film ini diawali dengan setting tahun 1976 bercerita tentang persahabatan seorang anak perempuan berusia 8 tahun yang berasal dari Australia bernama Mary Dinkle dengan seorang pria Amerika berusia 44 tahun bernama Max Horovitz.

Mary berasal dari keluarga yang biasa biasa saja. Mary adalah anak yang kesepian dan tidak memiliki teman di rumah maupun di sekolah. Hobbinya menonton acara Noblet di TV. Ayah Mary adalah buruh pabrik dan ibu Mary seorang alkoholik. Di usia 8 tahun Mary memiliki banyak pertanyaan tentang kehidupan sehari hari, namun dia tak punya tempat bertanya, hingga suatu hari dia mendapatkan ide.

Mary mengambil nama secara acak di buku telepon untuk dijadikan sahabat pena. Mary memilih Max Horovitz seorang pria asal Amerika yang juga kesepian seperti Mary. Mary mengirim surat kepada Max. Dimulailah persahabatan beda generasi ini dengan surat menyurat yang berisi tentang pertanyaan atau kisah kehidupan masing masing dan orang orang di sekitar mereka.

Persahabatan mereka juga mengalami pasang surut. Ada kalanya Max marah pada Mary dan memaafkan dengan mengatakan “I forgive you, Mary, because you are not perfect and me too”.

Persahabatan mereka tetap berlanjut bahkan Mary telah menikah dan punya anak. Di akhir film, akhirnya Mary datang ke New York Amerika bersama anaknya mengunjungi Max, namun nasib berbicara lain. Namun Mary dan Max menyadari apa arti sahabat yang sesungguhnya.

Film ini tidak seperti film animasi ala Pixar ataupun Dreamwork yang menggunakan special effect luar biasa. Film ini menggunakan teknik claymation animation, sehingga gambar yang dihasilkan berwarna abu kecoklatan, mirip tanah liat.

Keistimewaan film ini terletak pada jalinan ceritanya yang unik dan juga karakter yang dibangun begitu jelas dan real. Hubungan persahabatan Max and Mary terlihat begitu nyata dan digali dengan bagus. Mungkin ada sedikit plot hole pada fase perpindahan Mary kecil ke Mary dewasa tidak tergali dengan detil. Namun semua itu termaafkan dengan alu cerita yang menarik dan dialog yang membuat kita merenung tentang persahabatan.

Film ini bukan untuk konsumsi anak anak. Mungkin perubahan emosi Max belum dapat dipahami oleh anak kecil, kepergian suami Mary atau penjelasan tentang Aspie.

Overall film ini bagus sekali (9.00) dan Film ini menunjukkan bahwa persahabatan bisa terjadi tanpa membedakan geografi ataupun usia. Persahabatan dapat terjadi pada siapa saja dan dimana saja, seperti tagline film ini “sometimes perfect strangers make the best friends.


About ceritafilm

I am a writer and movie maniac
This entry was posted in Movie. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s